Berkurban Melalui Dompet Dhuafa, Dari Satu Pengorbanan Jadi Berlimpah Manfaat

 

10 Dzulhijjah 1447 Hijiriah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Idul Adha merupakan puncak ibadah Haji yang dilaksanakan di makkah. Secara hafis, idul Adha berarti ” HARI RAYA QURBAN ”, oleh sebab itu masyarakat sering menyebut Idul Adha sebagai Hari Raya Kurban atau lebaran Haji.

Dua Hari Jelang Idul Adha Dompet Dhuafa pada Senin 25 Mei 2025 di Gedung Filantropi Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan menggelar press conference dengan tema "Dari Satu Pengorbanan Jadi Berlimpah Manfaat. Press Conference ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat luas untuk berkurban tidak hanya sebagai ritual tahunan tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu memberikan manfaat luas bagi sesama. 

Acara ini dihadiri oleh narasumber diantara:

  • Ali Bustomi Selaku Ketua Program kurban 1447 H Dompet Dhuafa 
  • Indro Warkop Public Figur 
  • Achmad Juwaini Selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa 
  • Ust. Herman Budianto selaku relawan Dompet Dhuafa yang terlibat dalam Misi Global sumud Flotilla 2.0
  • Ronggo Wirasanu selaku relawan Dompet Dhuafa.

Ungkap Kisah Relawan Global Sumud Flotilla Di Sandera

Niat hati ingin menebarkan kebaikan untuk saudara-saudara di Palestina, tapi nasib buruk menimpa relawan asal WNI yang di sandera oleh Militer Israel. Ya...Ronggo Wirasanu dan Ust. Herman Budianto membagikan kisahnya saat di sandera. 

Ronggo Wirasanu menjadi salah satu relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 diculik tentara Israel. Ronggo menceritakan bagaimana Ia diberlakukan disana. Selain harus menahan lapar dan haus selama 2 hari karena tidak dikasih makan dan minum. Hari-hari gelapnya di tengah penyiksaan Israel bukan hanya membuat derita secara fisik tapi juga mental. Ia yang harus dipaksa berjalan dengan merangkak, dan tidur di lantai basah dengan baju basah. Dan Alhamdulillah Ronggo bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.

Selain Ronggo ada Ust. Herman Budianto membongkar kekejaman militer Israel terhadap dirinya dan ratusan aktivis internasional lainnya. Herman Budianto dan para relawan sipil yang berniat mengantarkan bantuan logistik ke jalur Gaza tersebut mengalami tekanan fisik dan mental yang sangat hebat. Penyiksaan yang dilakukan oleh IOF itu nyata. Sangat keji, sangat brutal dari mulai proses penculikan sampai dengan proses panjang dalam penculikan tersebut. 

Ust. Herman Budianto Dan Ronggo Wirasanu berbagi pengalaman selama mereka menjalankan misi kemanusiaan bersama Dompet Dhuafa. Dalam misi GSF 2.0, mengenang bagaimana gerakan ini menyatukan lebih dari 80 negara tanpa memandang ras maupun agama demi membela Palestina. Bahkan, warga Amerika Serikat beragama Yahudi pun turut serta.

Sementara itu Ust. Herman Budianto menggaris bawahi bahwa pengorbanan di segala lini kehidupan, baik dunia maupun akhirat, adalah sebuah keniscayaan yang telah dicontohkan sejak nabi terdahulu, mulai dari Nabi Adam, Nabi Ibrahim, hingga Nabi Muhammad Saw. Ibadah kurban ini esensinya adalah mencari ridho Allah Swt. Kadang kita sudah berlelah-lelah, tapi belum tentu menghadirkan ridho-Nya karena belum datang keikhlasan yang totalitas. Dibandingkan dengan perjuangan rakyat Palestina yang sudah berlangsung sejak dulu, kita seharusnya malu. Justru hal itu harus memotivasi kita untuk terus berjuang.

Pengalengan Daging Kurban Di Mesir

Dalam kesempatan yang sama Muhammad Zahron yang baru kembali dari Mesir, menyiapkan kurban untuk Palestina dan pendistribusian bantuan lainnya. Kami langsung ke Mesir menyiapkan bantuan untuk Gaza melalui Raffah. Terkait dengan kurban, kami mengupayakan kurban untuk Palestina lebih panjang pendistribusiannya, maka kami memilih pengalengan sebagai salah satu distribusi kurban di Palestina. Jadi  daging kurban bisa dinikmati lebih lama lagi oleh masyarakat Palestina, jelas Muhammad Zahron.

Pendistribusian Hewan Kurban Dompet Dhuafa 

Achmad Juwaini Selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa menjelaskan program kurban tahun ini tidak hanya berfokus pada penyembelihan hewan kurban tetapi juga fokus pada pendistribusian daging kurban di pelosok Indonesia. 

Selain itu pendistribusian hewan kurban juga dilakukan di berbagai wilayah Indonesia terutama yang masih memiliki keterbatasan akses pangan. Pendistribusian daging kurban juga menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Bahkan Dompet Dhuafa telah menyiapkan fasilitas pengalengan daging kurban di Mesir agar distribusi bantuan pangan untuk warga Gaza dapat bertahan lebih lama. 

Dompet Dhuafa Ikut Dalam Misi Global Sumud Flotilla 2.0

Ini sebagai bentuk dukungan Dompet Dhuafa untuk Palestina. Karena batasan bantuan semakin ketat, oleh sebab itulah Dompet Dhuafa ikut dalam misi Global Sumud Flotilla. Karena berkurban adalah berkorban dan menunjukkan kecintaannya kepada Allah SWT. Oleh sebab itu Dompet Dhuafa Mengajak Seluruh Masyarakat luas yang ingin berkurban bisa melalui Dompet Dhuafa satu ekor hewan kurban dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak penerima manfaat.

Sementara itu Publik Figur Indro Warkop memberikan penjelasan tentang pengorbanan. Indro Warkop mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat kepedulian terhadap sesama. 

Berkurban Melalui Dompet Dhuafa Aman, Sampai, Rejeki

Selain itu Indro Warkop ikut membagikan pengalaman pribadinya mempercayakan kurbannya melalui Dompet Dhuafa. Menurut Indro berkurban melalui Dompet Dhuafa untuk wilayah pendistribusian hewan kurbannya merata sampai ke pelosok negeri. Indro melihat pendistribusian ini menurut saya sepele sekali. Di kota besar ini banyak sekali kurban, tetapi Dompet Dhuafa menyalurkannya ke pelosok-pelosok. Dan akhirnya Indro memilih Dompet Dhuafa, karena mereka berjalan melalui agama.

Ketika saya menunaikannya melalui Dompet Dhuafa saya merasa puas, karena mereka (Dompet Dhuafa) melakukan itu dengan pertanggung jawaban berdasar agama dan sampai kepada yang membutuhkan,” jelas Indro.

Indro memaknai pengorbanan adalah sebuah kebaikan secara universal, bukan hanya untuk agama kita (Islam) tapi juga bisa menjadi wujud kasih sayang Tuhan.

Berkurban Dalam Berbagai Aspek Kehidupan 

Pemaparan  selanjutnya oleh Ali Bustomi menjelaskan bahwa berkurban adalah terletak pada nilai pengorbanan yang diwariskan oleh Nabi Ismail AS dan Ibrahim AS. Berkurban dalam berbagai aspek kehidupan adalah perjuangan kemanusiaan yang dilakukan oleh para relawan diberbagai belahan dunia.

Kita bisa lihat bagaimana pengorbanan 9 WNI yang sempat ditahan Israel dari 400 sekian aktivis dari berbagai negara, memberikan kita pelajaran besar bahkan dari saya pribadi tegas Ali Bustomi bahwa jiwa berkorban itu tidak mudah. Pernyataan tersebut tersebut merujuk pada pengalaman para aktivis kemanusiaan yang terlibat dalam Misi Global Sumud Flotilla 2.0. Misi ini menjadi simbol solidaritas internasional terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan sekaligus menggambarkan makna pengorbanan yang melampaui kepentingan pribadi.

Inovasi Dan Penguatan Layanan kurban Dompet Dhuafa Tahun Ini

Tahun ini Dompet Dhuafa mengadakan inovasi pilihan kurban unta, sapi raksasa berbobot lebih dari satu ton. Dan penyaluran kurbannya pun merata keseluruh pelosok negeri hingga ke wilayah konflik seperti Palestina. Dompet Dhuafa Menargetkan 43 ribu hewan kurban setara domba dan kambing (doka). Program kurban tahun ini akan didistribusikan ke daerah-daerah pelosok serta wilayah berdampak bencana. Aceh dan Sumatera Utara menjadi salah satu wilayah prioritas karena sebelumnya berdampak bencana. Bahkan, Dompet Dhuafa juga sudah menyiapkan pabrik pengalengan daging kurban di Mesir.

 Berkurban Melalui Dompet Dhuafa Mudah, transparan, Amanah

Dompet Dhuafa Mengajak masyarakat untuk berkurban karena kurban sebagai ibadah yang memiliki dampak sosial yang sangat luas. 

Selain menyediakan program kurban reguler, Dompet Dhuafa juga memperkenalkan kurban express yang menawarkan sapi kurban berbobot super atau raksasa sebagai alternatif bagi masyarakat. 

Untuk memudahkan masyarakat berkurban, Dompet Dhuafa menyediakan berbagai macam pembayaran mulai dari e-commerce hingga aplikasi digital milik Dompet Dhuafa

Komentar